Apa Itu Pembenah Tanah?
Pembenah Tanah (PT) adalah produk unggulan PTS yang bekerja berbeda dari pupuk biasa. Jika pupuk memberi nutrisi langsung ke tanaman, Pembenah Tanah bekerja lebih dalam — ia menghidupkan kembali ekosistem mikroba tanah yang menjadi fondasi kesuburan jangka panjang.
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan
- 🎋 Tanah / Humus di bawah pohon bambu — 20 kg (kaya mikroba unggul)
- 🌾 Tanah / Lumpur lahan sawah/pertanian — 10 kg (ambil dari pojok-pojok)
- 🌿 Tanaman Tahan Kering (akar, batang, daun) — 10 kg
- ⚗️ Katalis 2 — 50 liter
- 🌾 Dedak — 2,5 kg
Jenis Tanaman Tahan Kering yang Digunakan
Pemilihan tanaman adalah kunci. PTS mengkategorikan tanaman berdasarkan kemampuan adaptasinya:
- Tahan Tumbuh / Tahan Banting (YTT/TB): Bonggol Pisang, Alang-alang
- Akar Tahan Air: Kangkung, Eceng Gondok, Genjer
- Akar Tahan Kemarau: Bambu, Kelapa, Kelapa Sawit
Cara Pembuatan
- Siapkan drum biru kapasitas 120 liter
- Campur semua bahan dan aduk hingga rata
- Isi air sampai penuh
- Masukkan dedak
- Lakukan oksidasi / aerob selama 14 hari — aduk pagi dan sore agar tercampur rata
Cara Penyimpanan
Jika pembenah tanah padat belum digunakan: haluskan terlebih dahulu, simpan di wadah tertutup, dan angin-anginkan di tempat yang tidak terpapar sinar matahari langsung.
Cara Aplikasi di Lahan
- 📏 Dosis: 7 liter per hektare (250 ml per tangki 15 liter)
- 🌧️ Kondisi tanah: Harus sudah diolah dan dalam kondisi basah/lembap
- ⏰ Waktu: Aplikasikan 7 hari sebelum tanam
Tips Penting
- Cangkul tanah di awal musim hujan dan akhir musim hujan
- Bakteri hidup dan berkembang di tanah yang lembap/basah
- Pembenah tanah bekerja optimal saat dikombinasikan dengan kompos padat PTS
💡 Tanah yang sehat = ekosistem yang hidup. Pembenah Tanah PTS mengembalikan kehidupan ke tanah yang kelelahan akibat penggunaan kimia berlebih.
📱 Info lebih lanjut: WA 082156303058 | YouTube @mbahbamsofficial
