Apa Itu Pupuk KCL Organik?
KCL (Kalium Klorida) adalah unsur esensial yang berperan di fase generatif tanaman — yaitu fase pembentukan bunga dan buah. Pupuk KCL organik PTS dibuat dari bahan-bahan alami yang kaya mineral, diperkuat dengan Katalis 3 untuk penyerapan optimal.
Bahan-Bahan
- 🥚 Cangkang Telur — 20 kg (sumber kalsium dan mineral)
- 🧂 Garam — 5 kg (sumber klorida)
- ⚡ Karbit — 1/2 kg (aktivator reaksi kimia)
- 🌾 Dedak — 3 kg (media fermentasi)
- ⚗️ Katalis 3 — 50 liter
Cara Pembuatan
- Siapkan wadah/drum biru kapasitas 120 liter
- Campur cangkang telur, garam, dan Katalis 3
- Masukkan karbit dan tutup rapat hingga gasnya hilang
- Masukkan dedak
- Tambahkan air sampai penuh
- Oksidasi / aerator selama 14 hari sambil diaduk agar tercampur rata
Manfaat Pupuk KCL untuk Tanaman
- 📈 Meningkatkan hasil panen — produksi lebih banyak
- 🍊 Meningkatkan kualitas: Buah lebih besar, lebih berat, dan lebih manis
- 💪 Memperkuat batang tanaman — tidak mudah patah
- 🌵 Meningkatkan ketahanan terhadap stres dan kekeringan
- 🍂 Mencegah kerontokan buah sebelum matang
Kapan Menggunakan KCL Organik?
Pupuk KCL organik diaplikasikan pada masa generatif / masa pembuahan tanaman. Jangan gunakan di masa vegetatif karena fungsinya spesifik untuk mendukung pembentukan dan kualitas buah.
💡 Tip PTS: Kombinasikan KCL organik dengan ZPT Buah untuk hasil yang lebih optimal. Buah tidak hanya besar dan manis, tapi juga tahan lama pasca panen.
Perbandingan dengan KCL Kimia
KCL kimia sintetis memang cepat bekerja, tapi merusak struktur tanah dalam jangka panjang. KCL organik PTS bekerja lebih sinergis dengan ekosistem tanah, memperkuat tanaman dari dalam, dan tidak meninggalkan residu berbahaya pada buah yang kita konsumsi.
📱 Info lebih lanjut: WA 082156303058 | YouTube @mbahbamsofficial
