Mengapa Herbal PTS?
Pasar herbal organik Indonesia tumbuh 15-20% per tahun. Petani PTS yang menanam herbal organik mendapatkan premium harga 3-5x dibanding herbal konvensional. Biaya produksi relatif rendah.
Herbal Unggulan PTS
🌿 Temulawak: Rimpang terbesar dalam keluarga Zingiberaceae. Permintaan industri jamu sangat tinggi. Panen 8-10 bulan.
🌿 Jahe Merah: Nilai tertinggi di antara jenis jahe. Kandungan gingerol 3x lebih tinggi. Harga 2-3x jahe biasa.
🌿 Kencur: Rimpang kecil, panen 6-8 bulan. Permintaan stabil untuk industri jamu dan bumbu.
🌿 Kunyit Hitam: Niche market, harga premium, permintaan ekspor meningkat. Panen 10-12 bulan.
🌿 Sambiloto: Daun kering Rp 30.000-80.000/kg. Permintaan apotek herbal terus meningkat.
Pemupukan Herbal PTS
🌿 Semua herbal keluarga Zingiberaceae cocok dipupuk dengan kompos PTS + PGPR + KCL organik. Hindari pupuk nitrogen tinggi yang membuat rimpang kecil.
💡 Tips: Tanam herbal di polybag besar (40x50cm) atau bedengan tertata untuk memudahkan panen dan presentasi ke pembeli premium/apotek.
